Wednesday, November 9, 2011

Malahayati

Ketika semua tangan terpaku didagu Ragu untuk memulai segala yang baru Lirih terdengar suara ibu Memanggil jiwa untuk maju Dari tanahmu hei Aceh Lahir perempuan perkasa Bukan hanya untuk dikenang Tapi dia panglima laksamana jaya Memanggil kembali untuk berjuang Dia Perempuan Keumala Alam semesta restui Lahir jaya berjiwa baja Laksamana Malahayati Perempuan ksatria negeri Tinggal kubur kini hening sepi menanti Langkah langkah baru tunas pengganti Hei Inong Nanggroe bangkitlah berdiri Ditanganmu kini jiwa anak negeri Dia Perempuan Keumala Alam semesta restui Lahir jaya berjiwa baja Laksamana Malahayati Perempuan ksatria negeri

Monday, September 12, 2011

pengorbanan

Ada seorang wanita buta. Semua orang membenci dia, kecuali kekasihnya. Wanita itu selalu berkata, “Saya akan menikahimu saat saya bisa melihat.” Suatu hari, ada orang mendermakan mata kepada wanita itu. Akhirnya wanita itu dapat melihat. Dengan segera, dia pergi menemui kekasihnya. Tetapi, ketika dia melihat kekasihnya, dia merasa sungguh terkejut karena kekasihnya juga buta. Kekasihnya bertanya, “Sudikah kamu menikah denganku sekarang?” Tanpa sebuah alasan, wanita itu menolak. Kekasihnyapun tersenyum dan berlalu pergi sambil berkata. “Tolong jaga mata saya baik-baik…”